Berita  

Banyak Sapi Terjangkit Penyakit Mulut dan Kulit di Jatim, Pasar Hewan di 5 Daerah Ini Harus Ditutup

Banyak Sapi Terjangkit Penyakit Mulut dan Kulit di Jatim, Pasar Hewan di 5 Daerah Ini Harus Ditutup

Maxgrosir.com, GRESIK – Ribuan sapi di Jawa Timur terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), ratusan di antaranya berasal dari Kabupaten Gresik. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang datang ke Gresik pun mengimbau agar hewan atau sapi ditutup sementara.

Hal itu disampaikan Khofifah saat meninjau kandang peternak sapi milik H Bahri di Dusun Wates, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Sabtu (7/5/2022).

Mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), Khofifah melihat sendiri sapi yang terinfeksi PMK. Sapoi mengeluarkan lendir terus-menerus di hidung dan pincang. Ini merupakan kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di Lamongan, Gresik, dan Mojokerto.

Khofifah telah berkoordinasi dengan empat , seluruh tim Dinas Pertenakan dan Disperindag Provinsi dan empat kabupaten. Kemudian berkoordinasi dengan Dirjen Peternakan dan kesehatan hewan. Para direktur lengkap, Menko perekonomian dan Universitas Airlangga.

Diketahui, penyebaran bisa terjadi karena transmisi melalui angin. Ke mana angin bertiup maka bisa menular ke ternak. Tidak kepada manusia. Transmisi lagi, ternak bergerak.

“Hewan ini bergerak, yang di dalam jangan keluar. Yang di luar jangan masuk. Mirip dengan pola penanganan . Maka perlu proses isolasi, perlu karantina. Maka untuk sementara pasar hewan di Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Gresik tutup supaya tidak terjadi transmisi antar ternak,” tuturnya.

Sekda Gresik, Achmad Washil menuturkan di Gresik sendiri ada lima Kecamatan yang diduga ada sebaran PMK di antaranya Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Wringinanom dan Menganti. Paling banyak di wilayah Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Balongpanggang.

“Saya berharap kepada pemilik atau peternak sapi yang posisi hewannya tertular agar nantinya berkoordinasi dengan dinas terkait. Konsep isolasinya nanti akan didetailkan. Terkait pasar hewan ditutup karena ini wabah, harus kita antisipasi dengan cepat,” terangnya.

Pemilik sapi H Bahri mengatakan kondisi sapi miliknya mengalami panas, demam, mulut terus keluar lendir, tidak mau makan dan lemas. Awalnya hanya satu sapi kemudian bertambah menjadi 5 ekor sapi dalam waktu yang cepat.

“Saya langsung menghubungi dokter hewan dan dalam kurun waktu 5 hari sekali di sapi disuntik,” terangnya. ******



#Banyak #Sapi #Terjangkit #Penyakit #Mulut #dan #Kulit #Jatim #Pasar #Hewan #Daerah #Ini #Harus #Ditutup

Sumber : surabaya.tribunnews.com