Berita  

Cegah Kasus PMK Masuk Kota Kediri, Pemkot Gerak Cepat Menutup Pasar Hewan 14 Hari

Cegah Kasus PMK Masuk Kota Kediri, Pemkot Gerak Cepat Menutup Pasar Hewan 14 Hari

Maxgrosir.com, KOTA KEDIRI – Langkah pencegahan pada penularan () yang sudah terjadi di beberapa daerah, juga mulai diambil Pemkot Kediri. Menyusul adanya beberapa yang positif terkena PMK di kabupaten , Pemkot Kediri akhirnya menutup hewan di wilayahnya mulai 28 Mei hingga 10 Juni 2022.

Ihwan Yusuf, Direktur PD Pasar Kota Joyoboyo Kota Kediri mengatakan, penutupan selama 14 hari itu dilakukan, menyusul kebijakan penutupan pasar di wilayah sekitar Kota Kediri.

“Pasar hewan di wilayah tetangga seperti di Kabupaten Kediri dan Nganjuk sudah diputuskan. Meskipun di Kota Kediri belum didapati kasus positif, jika pasar tidak ditutup dikhawatirkan pedagang dari luar daerah akan masuk ke Kota Kediri dan berpotensi menjadi penyebaran PMK di Kota Kediri,” ungkap Ihwan, Jumat (27/5/2022).

Selain itu pasar hewan Kota Kediri yang berlokasi di Jalan Raung, Kelurahan Tamanan didominasi oleh dan kambing yang sangat rentan terhadap virus PMK. Sebelumnya petugas telah melakukan sosialisasikan terkait kebijakan penutupan kepada para pedagang di Kota Kediri.

“Kami sudah sosialiasikan rencana kebijakan penutupan sementara pasar hewan kepada para pedagang. Meskipun ada yang menolak, namun kami terus berikan pemahaman bahwa hal ini merupakan antisipatif mencegah penyebaran PMK di Kota Kediri menjelang Hari Raya Kurban,” jelasnya.

Sementara Drh Pujiono, petugas Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri mengatakan, saat ini belum didapati kasus positif PMK di Kota Kediri. “Sempat ada laporan gejala yang mengarah ke PMK namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata negatif. Sehingga sampai saat ini Kota Kediri masih aman dan kami berupaya untuk mempertahankan kondisi ini dan mencegah virus PMK masuk ke Kota Kediri,” ungkap Pujiono.

Dijelaskan, ada kiat yang bisa dilakukan peternak untuk mencegah terjangkitnya PMK. Di antaranya, memperhatikan asupan ternak. “Jika biasanya 1 bongkok bisa ditambah hingga 1,5 bongkok, jangan lupa memberikan multivitamin untuk menjaga daya tahan ternak seperti kunir, pepaya dan jamu tradisional lainnya,” jelasnya.

Selain itu untuk sementara menghindari kunjungan dari kandang ke kandang, sebab rawan dalam penyebaran PMK. “Meski virus tidak menular ke manusia, tetapi manusia berpotensi menyebarkan virus tersebut ke hewan ternak mengingat penyebarannya juga sangat cepat. Jika ada satu ternak dalam satu kandang terkena, sudah bisa dipastikan satu kandang bisa terkena,” ungkapnya.

Jika hewan mengalami gejala yang mengarah ke PMK, peternak diminta tidak panik karena virus bisa sembuh dengan diberikan antibiotik, penurun panas, dan pereda rasa nyeri. Bisa juga diberikan jamu tradisional, gula dan apabila tidak nafsu makan, dengan cara disuapi yang penting asupan makanan dan nutrisi tetap terpenuhi.

Pemkot Kediri juga menyediakan layanan call center tanggap PMK di bawah naungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Yaitu di Kecamatan Mojoroto dapat menghubungi Drh Pujiono (081335641546), Kecamatan Kota Kediri, Drh Yunus (085736421732) dan Kecamatan Pesantren Drh Ilham (08123249648). ******



#Cegah #Kasus #PMK #Masuk #Kota #Kediri #Pemkot #Gerak #Cepat #Menutup #Pasar #Hewan #Hari

Sumber : surabaya.tribunnews.com