Berita  

Rela Kepanasan Bersama Polisi, Mahasiswa Pamekasan Protes Masalah Minyak Goreng dan BBM

Rela Kepanasan Bersama Polisi, Mahasiswa Pamekasan Protes Masalah Minyak Goreng dan BBM

Maxgrosir.com, PAMEKASAN – Seperti mengulangi sejarah tahun 1998, menjadi gerakan perubahan yang paling diharapkan rakyat pada 2022 ini.

Tidak kalah panas dengan rekan-rekannya di Jakarta, ratusan mahasiswa se-Pamekasan juga menyerbu kantor DPRD setempat, Kamis (14/4/2022) untuk menyuarakan kepada pemerintah atas kelangkaan dan mahalnya dan kenaikan hanya BBM.

Aksi yang dijaga ketat puluhan personel kepolisian berlangsung di bawah panasnya sinar matahari. Meski begitu para mahasiswa tidak surut menyuarakan jeritan rakyat, dan tetap bertahan didera panas matahari bersama para polisi yang berjaga.

itu diikuti aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Pamekasan dan Cipayung Plus Pamekasan. Juga ada elemen dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pamekasan, Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Pamekasan dan Ikatan Mahasiswa (IMM) Pamekasan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti beberapa persoalan yang meresahkan , seperti kenaikan dan kelangkaan minyak goreng, kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Juga mengecam kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN), wacana penundaan pemilu dan penenolak perpanjangan jabatan Presiden Jokowi selama 3 periode.

Mereka juga membentangkan sejumlah sepanduk berisi terhadap pemerintah atas kondisi yang tidak menentu saat ini.

Dalam orasinya secara bergantian, mahasiswa juga memaparkan kenaikan dan kelangkaan minyak goreng benar-benar telah menyengsarakan masyarakat. “Sejak beberapa bulan terakhir ini, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng, sehingga di beberapa titik ada antrean panjang,” kata seorang mahasiswa.

Mahasiswa menegaskan, kenaikan harga BBM jenis Pertamax telah memaksa masyarakat ramai-ramai beralih mengosumsi Pertalite. Kondisi ini sudah bisa dipastikan, jika nanti Pertalite kosong lantaran diburu, maka masyarakat akan dipaksa memakai Pertamax. Dan tidak menutup kemungkinan pula, harga Pertalite juga akan dinaikkan.

“Semua ini merupakan kebijakan pusat. Namun kedatangan untuk minta solusi yang solusi kepada DPRD Pamekasan. Sebab kelangkaan minyak goreng, kenaikan BBM dan PPN memukul masyarakat, khususnya di Pamekasan,” kata Ketua PMII Pamekasan, Mohammad Lutfi.

Sambil berorasi, sebagian mahasiswa berusaha masuk, namun di pintu pagar gedung DPRD sudah dijaga aparat keamanan. Sehingga mereka tertahan di depan pintu masuk. Sementara mahasiswa lainnya tetap berkerumun tidak mempedulikan teriknya panas matahari saat bulan ini.



#Rela #Kepanasan #Bersama #Polisi #Mahasiswa #Pamekasan #Protes #Masalah #Minyak #Goreng #dan #BBM

Sumber : surabaya.tribunnews.com