Berita  

Jumlah Penumpang Bus di Terminal Tawangalun Jember Melonjak, Tahun Lalu 2 Orang Sekarang 635 Orang

Jumlah Penumpang Bus di Terminal Tawangalun Jember Melonjak, Tahun Lalu 2 Orang Sekarang 635 Orang

Maxgrosir.com, JEMBER – Ada trend kenaikan jumlah penumpang bus di Terminal Tipe A Tawangalun Jember memasuki masa angkutan 2022. Meskipun jika dipantau lonjakan tidak terlihat mencolok, namun dari data harian yang dihimpun oleh pihak terminal, lonjakan tersebut memang mulai terlihat.

Kepala Terminal Tipe A Tawangalun Jember, Pudjiono mengatakan jika dibandingkan menjelang Lebaran 2021 lalu, saat ini terjadi lonjakan jumlah penumpang.

“Jelas ada kenaikan jika dibandingkan tahun lalu. Karena tahun lalu ada pembatasan dan larangan mudik. Sedangkan sekarang tidak, meskipun kami tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes),” ujar Pudjiono kepada SURYA, Selasa (26/4/2022).

Berdasarkan data yang dicatat oleh petugas Terminal Tawangalun pada H-7 Lebaran atau 25 April 2022 lalu, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Tawangalun mencapai 635 orang.

“Sementara dari data H-7 Lebaran tahun 2021, penumpang yang berangkat dari sini rata-rata hanya dua orang. Jadi sekarang kenaikannya berlipat-lipat,” kata Pudji.

Sementara jumlah armada yang melayani penumpang mudik pada H-7 dari terminal keberangkatan sebanyak 137 unit. Tahun lalu, pada H-7 Lebaran hanya ada satu unit armada yang beroperasi.

Sementara penumpang yang datang melalui Terminal Tawangalun Jember pada H-7 sebanyak 216 orang, dengan jumlah armada 52 unit bus. Pada 2021 saat H-7 Lebaran, jumlah penumpang yang datang di Terminal Tawangalun sebanyak 48 orang, dengan jumlah armada sembilan unit bus.

Terkait puncak arus mudik untuk Lebaran 2022 ini, kata Pudji, diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.

Pudji menambahkan, untuk masa angkutan Lebaran 2022 ini, pihak Terminal Tawangalun Jember menyiapkan posko layanan kesehatan. Posko tersebut menjadi tempat pemeriksaan kesehatan penumpang dan kru bus. “Juga ada layanan , juga rapid test antigen,” imbuh Pudji.

Pudji menyebut, penumpang yang masih mendapatkan suntikan pertama dan kedua vaksin , maka harus menyertakan surat keterangan negatif Covid-19, yang dibuktikan rapid test rapid antigen atau PCR.

Sedangkan mereka yang sudah mendapatkan suntikan lengkap vaksin Covid-19 maka tidak perlu menyertakan surat keterangan negatif Covid-19.

Sementara seorang kondektur bus non ekonomi (Patas) rute Jember – Surabaya, Hafid Anwar menambahkan, untuk puncak arus penumpang di masa mudik Lebaran diprediksi terjadi pada Sabtu (30/4/2022) mendatang.

“Kemungkinan banyak penumpang Sabtu nanti, kalau Lebarannya jatuh Senin (2/5/2022). Kalau sekarang masih landai saja,” ujar Hafid.

Secara umum sudah ada sedikit tambahan penumpang dibandingkan hari biasanya. Jika sebelum masa angkutan Lebaran berlangsung, pihaknya hanya mengangkut tiga orang dari Terminal Tawangalun untuk sekali keberangkatan. Namun dua hari terakhir, armadanya bisa mengangkut tujuh hingga 15 orang dari Tawangalun.

Biasanya jumlah penumpang akan bertambah di luar terminal. Sebab tidak sedikit calon penumpang bus memilih naik dari luar terminal, atau di tepi jalan sepanjang rute bus Jember – Surabaya. *****



#Jumlah #Penumpang #Bus #Terminal #Tawangalun #Jember #Melonjak #Tahun #Lalu #Orang #Sekarang #Orang

Sumber : surabaya.tribunnews.com