Berita  

Surabaya Belum Bebas Covid-19, Dinkes Sebut Munculnya 15 Kasus Per Hari Masih Terkendali

Surabaya Belum Bebas Covid-19, Dinkes Sebut Munculnya 15 Kasus Per Hari Masih Terkendali

Maxgrosir.com, KOTA SURABAYA – Di masa pasca pandemi seperti sekarang, bukan berarti tidak ada penularan. Bahkan Surabaya belum sepenuhnya bersih dari Covid-19 karena Dinas Kesehatan () Surabaya masih mencatat adanya kenaikan kasus harian dengan angka yang cenderung masih cukup terkendali.

“Situasi Covid-19 di Kota Surabaya masih dalam kondisi terkendali. Meskipun ada sedikit kenaikan kasus baru harian jika dibandingkan sebelum hari raya,” kata Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina di Surabaya, Minggu (12/6/2022).

Nanik menjelaskan, rata-rata pertambahan kasus baru harian mencapai 15-20 kasus selama sepekan terakhir. Yang mana, hingga Minggu (12/6/2022), kasus Covid-19 mencapai 32 jiwa. Namun sebagian besar tanpa gejala atau dengan gejala ringan. “Kondisi pasien saat ini sehat dan tidak bergejala, sebagian kecil mengalami gejala ringan seperti flu,” terangnya.

Dan warga yang terpapar itu bisa menjalani isolasi mandiri di rumah. “Juga masih dalam pemantauan wilayah sesuai alamat domisili pasien,” tambah Nanik.

Ia menjelaskan, ada sejumlah penyebab sehingga kasus Covid-19 tetap muncul di Surabaya. Bahkan, angkanya cenderung meningkat setelah . Satu di antaranya, disebabkan liburan pasca Lebaran yang menyebabkan banyaknya mobilisasi penduduk.

Apalagi adanya pelonggaran di berbagai wilayah di Indonesia salah satunya wilayah Jawa-. Kemudian adanya pelonggaran syarat perjalanan dalam negeri dan luar negeri. “Juga, banyaknya yang abai menerapkan protokol kesehatan karena merasa sudah menjalani Covid-19,” katanya.

Untuk pengendalian kasus, pemkot saat ini telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya, melalui Surat Edaran Walikota kepada camat, lurah, OPD serta masyarakat agar tetap konsisten dalam kesiapsiagaan terhadap resiko peningkatan kasus Covid-19

“Kami terus mensosialisasikan dan mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan prokes dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam berkegiatan sehari-hari,” tegasnya.

Kemudian, konsisten melakukan testing secara masif terhadap kasus suspek, probabel serta kontak erat kasus konfirmasi. Juga, Melakukan Active Case Finding (ACF) pada kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Satuan Tugas (Satgas) Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di wilayah masing-masing untuk melakukan pengendalian kasus COVID-19 juga masih disiagakan.

Juga tidak lupa agar instansi terkait mengoptimalkan giat vaksinasi. Baik dosis pertama,kedua, terutama vaksinasi booster.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan ketika berada di luar rumah. Serta, saat berkegiatan di lingkungan masyarakat meskipun kondisi penyebaran kasus Covid-19 terkendali.

“Masyarakat harus membiasakan diri untuk menerapkan New Normal (pola kebiasaan baru) sesuai prokes,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pentingnya vaksinasi booster. “Kami mengimbau seluruh masyarakat agar segera melakukan ,” ia melanjutkan.

Vaksinasi booster bisa dilakukan di sentra-sentra vaksinasi massal yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya atau mendapat mengakses layanan Puskesmas terdekat sesuai wilayah tempat tinggal. ****



#Surabaya #Belum #Bebas #Covid19 #Dinkes #Sebut #Munculnya #Kasus #Hari #Masih #Terkendali

Sumber : surabaya.tribunnews.com