Berita  

Ketua Koperasi Investasi Bodong di Kediri Resmi Ditetapkan Sebagai DPO, Kerugian Hingga Rp 1 Triliun

Ketua Koperasi Investasi Bodong di Kediri Resmi Ditetapkan Sebagai DPO, Kerugian Hingga Rp 1 Triliun

Maxgrosir.com, KEDIRI – Penyidik Satreskrim Polres Kediri Kota telah menetapkan Anton selaku Ketua Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI) masuk dalam daftar pencarian orang (). 

Anton sebelumnya telah menghilang dengan membawa sejumlah aset koperasi milik mitra yang menjadi korbannya. Kasus yang melibatkan Anton telah dilaporkan oleh pengurus Koperasi NMSI.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Tomy Prambana menjelaskan, setelah menetapkan Anton dalam DPO polisi, pelaku saat ini dalam proses pencarian. 

“Kalau sudah kami amankan, nantinya akan ada petunjuk-petunjuk lain, termasuk apa ada pelaku lainnya,” jelas AKP Tomy Prambana, Senin (13/6/2022).

Sejauh ini, petugas masih belum mendapatkan informasi terkait dengan keberadaan Anton.

“Saat ini  belum diketahui karena masih dalam proses pencarian. Kalau yang bersangkutan sudah kami amankan, nanti akan kami rilis kembali,” jelasnya.

Dalam kasus investasi bodong Koperasi NMSI telah merugikan sekitar 8.000 anggota yang menjadi mitra. Penyidik sejauh ini masih mengeluarkan satu pelaku sebagai DPO. 

Tidak tertutup kemungkinan setelah pelaku utama diamankan dan ada bukti permulaan, akan dikembangkan kepada pelaku lainnya.

Sebelumnya Sri Hartini, salah satu agen Koperasi NMSI dari Madiun mendesak polisi serius mengusut tuntas kasus investasi bodong yang merugikan ribuan mitra koperasi.

Korban juga mempertanyakan perkembangan penyidikan kasus yang ditangani penyidik Polres Kediri Kota dengan kerugian mitra mencapai Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun. Karena ada indikasi kasus yang terjadi sejak setahun lebih masih jalan di tempat.



#Ketua #Koperasi #Investasi #Bodong #Kediri #Resmi #Ditetapkan #Sebagai #DPO #Kerugian #Hingga #Triliun

Sumber : surabaya.tribunnews.com